POLITIK DI YAHUKIMO

Powered By Blogger

Rabu, 07 Oktober 2009

BAMA KELAPARAN DI YAHUKIMO MENJADI BAMA PERSIAPAN PILKADA 2010

Untuk rakyat berikan kepada rakyat, untuk kepentingan Pilkada berikan sesuai dengan komitmen tertentu, jangan bawa bama kelapran ke persiapan pilkada Politik sebab hal ini sama dengan pemerintah tidak mau untuk rakyat hidup di Yahukimo.
Pemerintah dalam Bupati Kabupaten Yahukimo membantah adanya kelapran di Yahukimo dan juga ia mengatakan bahwa rakyat Yahukimo tidak kelapran dan orang yang mengumumkan adalah orang yang lah politik tetapi dalam kenyataannya semua camat Bekerja keras membagi beras dengan Jaminan suara pilkada 2010.
Contoh : di Distrik Ubahak, Kepala distrik Ubahak tidak Membagi beras kepada kampong yang tidak mendukung Golkar pada pemilu legislative 2009 dan DPD Paulus Sumino serta Pilpres Kepada Cawapres Yusuf Kalla. Bahkan dalam pembagiannya orang harus berjanji untuk tidak memberikan suara kepada calon bukan dari partai Golkar baru membagi beras, bahkan wilayah Sosomikma sama sekali tidak mendapat Bantuan BAMA Kelaparan di Yahukimo.
Di ditrik lain di Yahukimo juga mengalami hal yang sama, pemerintah setelah menurunkan bantuan sampai di lokasi ternyata di lapangan ada juga pemerintah kecil yang dengan kuasa mengatur dan mengkalin sebagai pemerintah penguasa.
Sebenarnya petugas lapangan harus tahu diri dan menyalurkan secara tertur sehingga rakyat ada kelapran lagi pada tahun berikut pada masa pemerintahan Ones Pahabol sebagai kelapran Tahap Ke tiga.
Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Yahukimo terbuka dan petugas lapangan maupun dinas pertanian sudah selalu antisipasi kelaparan di setiap distrik, namun tidak terjadi sehingga hal ini merupakan sebuah kebiasaan untuk mendatangkan uang dan kini menjadi proyek tahunan.
Akan berakhir dan pemerintah Yahukimo melayani sesuai dengan prosedur pelayanan yang sesuai...? hal ini merupakan tantangan buat semua orang yang terlibat dalam pembangunan di Yahukimo. Nurani.****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar