POLITIK DI YAHUKIMO

Powered By Blogger

Senin, 17 Mei 2010

Informasi 60 orang pencaker di Yahukimo kibarkan bendera bintang kejora adalah tidak benar

Pemberitaan tentang 66 orang pencaker kabupaten Yahukimo mengibarkan bendera BK (bidang Kejora) adalah tidak benar. Sebab pada tanggal 12 Mei 2009 ketika isu tersebut tersebar saya (nara Sumber ) pemberitaan di media saat itu belum berkomentar.
Ketika ditanya : saya hanya memberikan keterangan bahwa benar isu pengibaran bendera BK adalah benar tetapi pelaku pengibaran bendera belum di ketahui siapa sebenarnya. Selanjutnya dengan isu pengikbaran bendera yang diberitakan bahwa pengibaran bendera bintang keojra di belakang Kantor Bupati tersebut dapat dipastikan dengan memantau langsung ke tempat kejadian.
Setelah memberikan pernyataan saya langsung ke Lokasi yang dimaksud tersebut dengan menggunakan motor bersama kedua rekan saya Anderas Salak dan Semuel Tibul. Setelah kami tiba disana keliling tidak ada tanda-tanda yang kami temukan disana.
Karena tidak ada keramaian di sekitar tempat kejadian tersebut maka saya menyatakan hal tersebut adalah isu tidak benar. Karena saya juga sudah tidak menghubungi wartawan yang mengontek saya. Ketika ingin konfirmasi, saya katakan bahwa jika benar maka saya akan menghubungi tetapi jika informasi ini tidak pasti maka saya tidak akan menghubungi kembali.
Saya heran ketika wartawan menghubungi saya tanggal 12 Mei 2010, sebab tanggal dua belas tersebut jatuh pada hari libur dan tidak ada aktivitas. Sedang kejadian tersebut terjadi pada tanggal 11 jadi tidak sinkron antara kejidian dengan berita. Dengan ketidak benaran tersebut saya menyatakan bahwa:
1. Pada tanggal 12 Mei saya tidak pernah menghubungi Wartawan tentang 66 orang mengibarkan bendera Bintang Kejora di Dekai.
2. Bahwa isu pengibaran bendera BK yang dikabarkan bahwa dilakukan oleh 66 orang pecaker juga tidak benar.
3. Ferry Itlay mengetahui informasi ketika saat saya berkomunikasi dengan saudara Etibeth Kobak bahwa ada isu pengibaran bendera jadi tunggu info balik dari saya. Saat itu saya Katakan saya melihat langsung pastikan baru akan menghubungi kembali sehingga kejian tanggal 11 Mei dengan Wawancara Tanggal 12 Mei itu tidak benar.
4. Berita dapat diklarifikasi karena pemeberitaan dengan yang disampaikan oleh saya dengan apa yang disampaikan sangat jauh beda.
5. Alur ceritera yang saya ikuti ternyata ada skenario baru yang dibangun untuk membangun konflik diantara saya dengan bupati Yahukimo Ones Pahabol.
6. Saat isu di sebarkan Buapti tidak berada di tempat sehingga tidak bisa memfonis saya dengan 66 orang pencari kerja serata Bupati dalam pemberitaan tersebut.

Petnayaan :
Mengapa berita bisa naik sebelum mengkonfirmasi dengan semua pihak, yang lebih berwajib adalah pihak kepolisian, mengapa tidak dikonfirmaskan sehingga semua harus jelas sebelum berita di publikasikan.
Saya melihat jelas bahwa berita itu diseting secara baik untuk terjadinya konflik di dalam masyarakat di Yahukimo maupaun antara Ones Pahabol dan Ottys Kambue. Jadi saya dengan tegas menyatakan bahwa saya tidak pernah wawancara dengan Ferry tentang pengibaran Bendera Bintang Kejora.
Ottys Kambue